WARTA 24 SULAWESI BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kakek 61 Tahun Dilaporkan ke Polisi karena Cabuli 4 Bocah

Posted by On 04.23

Kakek 61 Tahun Dilaporkan ke Polisi karena Cabuli 4 Bocah

MAMUJU UTARA, KOMPAS.com â€" Empat orangtua dari anak yang bertetangga di Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat, melaporkan seorang kakek berinisial CC (61) ke polisi, Kamis (22/2/2018).

Kakek itu diduga telah mencabuli sejumlah anak di bawah umur hingga korban mengeluh kesakitan. Seusai menerima laporan dari para korban, tim Unit Reskrim Polsek Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, langsung menciduk sang kakek di rumahnya tanpa perlawanan pada Kamis malam.

Kakek yang masih berkerabat dengan korban ini ditangkap setelah diadukan orangtua anak berinisial RD (8), pelajar kelas I SD, karena diduga telah mencabuli anak itu.

Korban yang mengeluh kesakitan di bagian sensitifnya sejak dua hari terakhir mengaku telah dicabuli kakek CC di sebuah rumah kosong.

Sang kakek belasan cucu ini pun terlihat pasrah saat dirinya digelandang ke Mapols ek Pasangkayu.

Baca juga: Modus Guru Cabul SMPN 184, Undang Siswanya ke Rumah untuk Rekap Nilai

Dalam menjalankan aksi bejatnya, pelaku mengajak korbannya ke suatu rumah dengan iming-iming akan diberikan uang Rp 5.000 sambil meminta korban untuk tidak melaporkan perbuatannya kepada orang lain.

Dari hasil interogasi yang dilakukan oleh polisi, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencabulan terhadap RD.

Rm, orangtua korban yang melaporkan pelaku ke polisi, mengaku kaget mendengar pengakuan anaknya yang masih bocah dan berkerabat dengan pelaku.

“Anak saya mengeluh kesakitan dua hari terakhir. Setelah saya tanya-tanya, ia mengaku dicabuli di sebuah rumah kosong,” ujar Rm, orangtua korban.

Baca juga: Kerap Nonton Video Porno, Seorang Remaja di Buton Cabuli Siswi SD

Kasat Reskrim Polres Pasangkayu AKP Nartan Sony Prayogi mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, tim Unit Res krim pun bergerak cepat dan meringkus pelaku yang diduga telah melakukan tindakan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

“Korban diiming-imingi pelaku dengan uang Rp 5.000. Menurut pengakuan korban dan pelaku, dilakukan di sebuah rumah kosong,” kata Nartan.

Hingga kini penyelidikan kasus ini terus dikembangkan. Polisi menyebutkan, meski baru satu orangtua siswa yang melaporkan secara resmi ke polisi, tetapi ada tiga orangtua bocah lainnya juga mengadukan pelaku dengan kasus yang sama.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini diamankan di sel tahanan Mapolres Pasangkayu dan diganjar dengan Pasal 82 ayat 1 jo Pasal 76e UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Kompas TV Polisi akhirnya menangkap seorang guru olahraga honorer di Jakarta yang mencabuli anak dibawah umur.

Terkini Lainnya

Marak Pelecehan Seksual di KRL, Korban Diminta Tidak Takut Lapor Polisi

Marak Pelecehan Seksual di KRL, Korban Diminta Tidak Takut Lapor Polisi

Megapolitan 24/02/2018, 19:10 WIB Banjir dan Longsor Kembali Terjadi di Beberapa Wilayah Indonesia

Banjir dan Longsor Kembali Terjadi di Beberapa Wilayah Indonesia

Nasional 24/02/2018, 18:58 WIB Warga Kepung Pemuda Pembawa Sabu

Warga Kepung Pemuda Pembawa Sabu

Regional 24/02/2018, 18:42 WIB Solusi Dedi Mulyadi Atasi Kesemrawutan di Pasar Tradisional

Solusi Dedi Mulyadi Atasi Kesemrawutan di Pasar Tradisional

Regional 24/02/2018, 18:35 WIB Seekor Anjing Tertembak Tiga Kali demi Lindungi Tuannya dari Perampok

Seekor Anjing Tertembak Tiga Kali demi Lindungi Tuannya dari Perampok

Internasional 24/02/2018, 18:30 WIB Ekspedisi Alat Musik Nusantara, Belajar Kearifan dari Gamelan

Ekspedisi Alat Musik Nusantara, Belajar Kearifan dari Gamelan

Regional 24/02/2018, 18:19 WIB Kemenpora Gelar Pemanduan dan Identifikasi Bakat di Bangli

Kemenpora Gelar Pemanduan dan Identifikasi Bakat di Bangli

Olahraga 24/02/2018, 18:15 WIB PDI-P: Zulkifli Hasan Minta Diprioritaskan Bertemu Megawati

PDI-P: Zulkifli Hasan Minta Diprioritaskan Bertemu Megawati

Nasional 24/02/2018, 18:03 WIB Pedagang Blok    G: Katanya Kami Mau Dipindah, tetapi Enggak Ada Kepastian...

Pedagang Blok G: Katanya Kami Mau Dipindah, tetapi Enggak Ada Kepastian...

Megapolitan 24/02/2018, 17:40 WIB Peserta Kejurnas Renang Antar-perkumpulan Petrokimia Cup Meningkat

Peserta Kejurnas Renang Antar-perkumpulan Petrokimia Cup Meningkat

Olahraga 24/02/2018, 17:34 WIB Serangkaian Serangan Taliban di Afghanistan, 23 Orang Tewas

Serangkaian Serangan Taliban di Afghanistan, 23 Orang Tewas

Internasional 24/02/2018, 17:23 WIB Azyumardi: Saya Sarankan Kepala B   NPT Jangan Hanya Perhatikan Terorisnya

Azyumardi: Saya Sarankan Kepala BNPT Jangan Hanya Perhatikan Terorisnya

Nasional 24/02/2018, 17:20 WIB 'Gara-gara Film Black Panther, Banyak yang Cari Baju Koko ke Sini'

"Gara-gara Film Black Panther, Banyak yang Cari Baju Koko ke Sini"

Megapolitan 24/02/2018, 17:03 WIB Kelelahan, Risma Hampir Pingsan Seusai Bersih-Bersih Pantai

Kelelahan, Risma Hampir Pingsan Seusai Bersih-Bersih Pantai

Regional 24/02/2018, 16:36 WIB Disebut Paling Disetujui Jadi Cawapres Prab   owo, Bagaimana Tanggapan Anies?

Disebut Paling Disetujui Jadi Cawapres Prabowo, Bagaimana Tanggapan Anies?

Megapolitan 24/02/2018, 16:17 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Mamuju Utara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »