www.AlvinAdam.com

Warta 24 Sulawesi Barat


Warta 24 Sulawesi Barat

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Rumah Dihantam Gelombang Tinggi, Warga di Polewali Mandar ...

Posted by On 08.47

Rumah Dihantam Gelombang Tinggi, Warga di Polewali Mandar ...

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com â€" Warga di sepanjang pesisir Pantai Ujung, Kelurahan Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengungsi setelah gelombang tinggi menerjang rumah mereka, Rabu (31/1/2018).

Tanggul-tanggul yang melindungi rumah di sisi pantai ambruk oleh gelombang tinggi sehingga air masuk ke tempat tinggal warga.

Berdasarkan pantuan Kompas.com, pukul 16.00 Wita, warga di sepanjang pesisir Pantai Ujung, Kelurahan Polewali Mandar, sudah bersiaga di sekitar rumah masing-masing. Maklum gelombang tinggi yang menghantam permukiman warga setiap petang hingga malam hari ini menyebabkan puluhan rumah di lokasi ini terancam ambruk.

Beberapa rumah di antaranya bahkan sudah miring lantaran tanah tempat bangunan itu berdiri tergerus ombak.

Tanggul setinggi sekitar 50 centimeter di sepanjang pantai yang menghalangi gelombang selama ini ta k bisa lagi diharapkan lantaran sudah ambruk di sana sini. Tak heran, gelombang tinggi yang menghantam pantai, terutama dari pukul 18.00 wita hingga 20.00 Wita, tembus hingga ke permukiman warga.

Baca juga : Gelombang Tinggi, 5 Kapal Putuskan Balik Arah ke Pelabuhan Karimun

Warga di sepanjang pantai mengaku selalu waswas menjelang sore hari. Pasalnya, gelombang tinggi yang menghantam hingga ke permukiman warga beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah rumah rusak.

Rumah milik Fitma, salah satu warga yang terdampak gelombang mengaku sudah mengungsikan keluarga dan sejumlah barang-barang milik mereka karena khawatir rumahnya ambruk dihantam gelombang.

Tiga tiang rumahnya yang berdiri di sisi tepi pantai dan tanah tempat bangunan itu berdiri sudah tergerus gelombang yang menghantam beberapa hari terakhir, terutama menjelang malam.

“Keluarga dan barang-barang sebagain sudah diungsikan ke rumah keluarga karena, kita takut air yang menghantam sampai ke lantai dan kamar,” kata Fitma.

Lurah Polewali Mandar, Stepanus membenarkan, gelombag tinggi yang menghantam selama beberapa hari terakhir menyebabkan puluhan rumah di sepanjang pantai terancam ambruk. Bahkan tiga rumah di antaranya sudah rusak akibat gelombang tinggi.

Baca juga : Gelombang Tinggi dan Elegi Nelayan yang Jual Perabotan demi Makan

Menurut Stepanus, pemerintah telah mengimbau warga, terutama anak-anak dan orangtua yang paling rentan, untuk diungsikan dari lokasi yang dekat dengan pantai.

“Kita sudah minta warga terutama anak-anak dan orangtua agar diungsikan ke tempat yang aman. Karena gelombang tinggi selama beberapa hari terakhir dikhawatirkan bisa berbahaya,” jelas Stepanus.

Para nelayan juga sudah lebih dari sepekan terakhir tak beraktivitas, dan memilih hanya duduk santai di rumah sambil menunggu cuaca bagus.

Kompas TV Diperkirakan menimbulkan gelombang setinggi 1- 2,5 meter di perairan Laut Jawa bagian tengah, serta gelombang setinggi 2,5-3 meter di laut Jawa Bagian Selatan.

Terkini Lainnya

KPU Papua Putuskan Tunda Penetapan Pasangan Calon hingga 20 Februari

KPU Papua Putuskan Tunda Penetapan Pasangan Calon hingga 20 Februari

Regional 12/02/2018, 23:44 WIB KPU Tetap   kan Paslon Peserta Pilkada NTB, Kini Ada Paslon dari Jalur Independen

KPU Tetapkan Paslon Peserta Pilkada NTB, Kini Ada Paslon dari Jalur Independen

Regional 12/02/2018, 23:44 WIB Turki Ubah Nama Jalan di Depan Kedubes AS di Ankara

Turki Ubah Nama Jalan di Depan Kedubes AS di Ankara

Internasional 12/02/2018, 23:37 WIB Enam Pasangan Calon Lolos Pilkada Donggala, Satu Pasangan Tidak Memenuhi Syarat

Enam Pasangan Calon Lolos Pilkada Donggala, Satu Pasangan Tidak Memenuhi Syarat

Regional 12/02/2018, 23:25 WIB Merelokasi Warg   a Asmat?

Merelokasi Warga Asmat?

Regional 12/02/2018, 23:01 WIB Bangladesh Libatkan PBB dalam Pemulangan Pengungsi Rohingya

Bangladesh Libatkan PBB dalam Pemulangan Pengungsi Rohingya

Internasional 12/02/2018, 22:57 WIB Akhir Bulan Ini, Jusuf Kalla Akan Kunjungi Afghanistan

Akhir Bulan Ini, Jusuf Kalla Akan Kunjungi Afghanistan

Nasional 12/02/2018, 22:49 WIB Kecuali Papua, Ini Daftar Pasangan Cagub-Cawagub di 16 Provinsi

Kecuali Papua, Ini Daftar Pasangan Cagub-Cawagub di 16 Provinsi

Nasional 12/02/2018, 22:44 WIB Resmi Ikuti Pilkada Kota Bengkulu, Seorang Perwira TNI Ajukan Pengunduran Diri

Resmi Ikuti Pilkada Kota Bengkulu, Seorang Perwira TNI Ajukan Pengunduran Diri

Regional 12/02/2018, 22:40 WIB Penerapan ERP di Jakarta, Polisi Siapkan Tilang Lewat Kamera CCTV

Penerapan ERP di Jakarta, Polisi Siapkan Tilang Lewat Kamera CCTV

Megapolitan 12/02/2018, 22:31 WIB KPK Tolak Permohonan 'Justice Collaborator' Auditor BPK Ali Sadli

KPK Tolak Permohonan "Justice Collaborator&quo t; Auditor BPK Ali Sadli

Nasional 12/02/2018, 22:24 WIB Saat Anies hingga Amien Rais Mengenang AM Fatwa di Balai Kota...

Saat Anies hingga Amien Rais Mengenang AM Fatwa di Balai Kota...

Megapolitan 12/02/2018, 22:21 WIB Calon Independen Tak Lolos, Pilkada Kota Bandung Hadirkan Tiga Pasangan

Calon Independen Tak Lolos, Pilkada Kota Bandung Hadirkan Tiga Pasangan

Regional 12/02/2018, 22:18 WIB Tak Perlu RPJMDES, Pencairan Dana Desa Cukup Lampirkan RKPDes

Tak Perlu RPJMDES, Pencairan Dana Desa Cukup Lampirkan RKPDes Nasional 12/02/2018, 22:13 WIB RPJM Desa Tak Dihapus, Birokrasi Pencairan Dana Desa Dipangkas

RPJM Desa Tak Dihapus, Birokrasi Pencairan Dana Desa Dipangkas

Nasional 12/02/2018, 22:12 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Polewali Mandar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »