84 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Sukoharjo - Warta 24 Sulawesi Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

84 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Sukoharjo

84 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Sukoharjo

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Ada sebanyak 84 orang terjangkit HIV/AIDS di Sukoharjo pada tahun 2017. Sedangkan secara keseluruhan sejak beberapa tahun terakhir sampai Oktober tahun 2017 ada seb…

84 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Sukoharjo

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Ada sebanyak 84 orang terjangkit HIV/AIDS di Sukoharjo pada tahun 2017. Sedangkan secara keseluruhan sejak beberapa tahun terakhir sampai Oktober tahun 2017 ada sebanyak 447 orang terjangkit HIV/AIDS. Penderita terbanyak berada di wilayah Kecamatan Mojolaban, Kecamatan Polokarto, Kecamatan Sukoharjo Kota dan Kecamatan Kartasura.

Koordinator Yayasan Sahabat Sehat Mitra Sebaya (YASEMA) Sukoharjo Garis Subandi, Sabtu (2/12/2017) mengatakan, jumlah orang yang terjangkit HIV/AIDS di Sukoharjo terus menunjukan angka peningkatan. Paling banyak sebaran penderita berada di empat kecamatan.

Data dari YASEMA Sukoharjo diketahui sampai Oktober 2017 tercatat ada 447 kasus HIV/AIDS di Sukoharjo. Rinciannya HIV 225 orang dan AIDS 222 orang. Dari jumlah tersebut tercatat ada 22 orang meninggal dunia. Sedangkan pada tahun 2017 ini tercatat ada 84 kasus HIV/AIDS di Sukoharjo.

†œKasus HIV/AIDS di Sukoharjo cukup tinggi. Tahun 2017 ada 84 kasus dan total keseluruhan di Sukoharjo sampai Oktober 2017 ada 447 kasus HIV/AIDS,” ujarnya.

Kasus HIV/AIDS tertinggi berada di wilayah Kecamatan Mojolaban 20 kasus, Kecamatan Sukoharjo Kota 11 kasus, Kecamatan Kartasura 11 kasus dan Kecamatan Polokarto 9 kasus. Sedangkan di delapan kecamatan lainnya rata rata ditemukan sekitar 2 â€" 6 kasus.

Kasus HIV/AIDS tersebut ditemukan petugas dengan mencari penderita kesemua wilayah. YASEMA sendiri sudah melakukan koordinasi dengan petugas terkait lainnya untuk mendata dan menangani penderita HIV/AIDS.

“Kami bersama petugas terkait lainnya berusaha menekan angka kasus HIV/AIDS di Sukoharjo. Termasuk kegiatan sosialisasi,” lanjutnya.

Salah satu materi yang disosialisasikan yakni program Saya Berani, Saya Sehat. Saya Berani artinya berani berbagi informasi seputar HIV/AIDS yang baik dan benar. Saya Sehat artinya berani mengajak masyar akat untuk tes HIV/AIDS. (Mam)

Sumber: Google News | Warta 24 Sukoharjo

Tidak ada komentar