10 Penyandang Disabilitas Bakal Ikuti Pendakian Bersama di ... - Warta 24 Sulawesi Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

10 Penyandang Disabilitas Bakal Ikuti Pendakian Bersama di ...

10 Penyandang Disabilitas Bakal Ikuti Pendakian Bersama di ...

10 Penyandang Disabilitas Bakal Ikuti Pendakian Bersama di Sesean Toraja Gunung Sesean memiliki tinggi puncak sekitar 2100 meter dari permukaan laut (Mdpl).Gunung in…

10 Penyandang Disabilitas Bakal Ikuti Pendakian Bersama di ...

10 Penyandang Disabilitas Bakal Ikuti Pendakian Bersama di Sesean Toraja

Gunung Sesean memiliki tinggi puncak sekitar 2100 meter dari permukaan laut (Mdpl).Gunung ini menjadi salah satu primadona bagi penggiat outdoor

10 Penyandang Disabilitas Bakal Ikuti Pendakian Bersama di Sesean TorajaHANDOVERRombongan Pendakian Bersama Difabel Menembus Batas Part II, resmi dilepas oleh Kepala Dinas Sosial Makassar Mukhtar Tahir, di rumah jabatan (Rujab) Walikota Makassar Jl Penghibur, Jumat (1/12/2017).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rombongan Pendakian Bersama Difabel Menembus Batas Part II, resmi dilepas oleh Kepala Dinas Sosial Makassa r Mukhtar Tahir, di rumah jabatan (Rujab) Walikota Makassar Jl Penghibur, Jumat (1/12/2017).

Rombongan akan melakukan pendakian di gunung Sesean, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan dengan diikuti oleh 10 orang penyandang disabilitas yang terdiri tiga netra, enam daksa kinetik dan satu grahita.

Gunung Sesean memiliki tinggi puncak sekitar 2100 meter dari permukaan laut (Mdpl). Gunung ini menjadi salah satu primadona bagi penggiat outdoor dan wisatawan.

Dalam sambutannya di depan rombongan pendakian bersama ini, Mukhtar mengungkapkan apresiasi yang sebesar-besarnya atas terlaksananya kegiatan yang merupakan kedua kalinya ini. Menurutnya, kegiatan yang sangat bermanfaat ini adalah wadah dalam mengembangkan minat dan bakat atlet penyandang disabilitas.

"Tahun lalu sukses mendaki di gunung Latimojong (Enrekang, Sulawesi Selatan). Saya mewakili Walikota Makassar (Moh Ramdhan Danny Pomanto) melepas resmi rombongan ini. Semoga semuanya tiba di rumah ma sing-masing dalam keadaan sehat," ungkap Mukhtar melalui rilis yang diterima Tribun Timur.

Mukhtar berharap, kegiatan yang berlangsung ini bisa bermanfaat bukan hanya bagi para atlet untuk membuktikan diri, namun ini bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Sementara ketua panitia kegiatan ekspedisi, Nur Hidayat menjelaskan, kembali dipilihnya gunung sebagai lokasi ekspedisi karena gunung merupakan simbol kekuatan.

"Dibutuhkan beberapa kemampuan diantaranya mental yang kuat, kesigapan, pengetahuan dan taktik manajerial. Ketika kami mampu berada di gunung berarti kami juga mampu berada kelompok-kelompok masyarakat untuk beraktifitas, artinya kami juga mampu berada di dalam kondisi apapun," tegas Yayat.

Pendakian Bersama Difabel Menembus Batas dalam rangka memperingati hari penyandang disabilitas Internasional 2017 yang jatuh tiap tanggal 3 Desember. Pendakian didukung oleh penggiat alam bebas dari berbagai organisasi dan komunitas, dari Ma kassar, Enrekang, Tana Toraja, dan Toraja Utara yang berjumlah sekitar 70 orang.

Sekedar diketahui rombongan pendaki tim pendukung difabel yang berangkat dari Makassar ini akan bertemu lagi dengan rombongan lainnya yang berada di Enrekang. Kemudian pada Sabtu baru akan menuju kaki gunung Sesean dan langsung melakukan pendakian.

Pada peringatan hari disabilitas internasional 2016, pendakian difabel yang diinisiasi oleh Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) sukses mengapai puncak gunung Latimojong, Enrekang dengan diikuti tiga atlet difabel.

Penulis: Alfian Editor: Suryana Anas Ikuti kami di Tak Sengaja Rekam Penampakan Wanita saat Main Kora-kora, Konon Korban Tewas di Wahana Itu Sumber: Google News | Warta 24 Tana Toraja

Tidak ada komentar